kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Curhat Dokter tentang BPJS #3

Lucu atau Menyedihkan?

Obrolan Residen Sehabis Jaga

Petugas : “Dok plafon pasien ini sudah habis untuk di UGD. Dokter harus pilih antara pesan EKG atau foto Thorax.”
Dokter : “Apa ga bisa dua duanya diperiksa?”
Petugas : “Bisa dok, asal dokter buat protokol terapinya dulu.”
(Saat pasien dah numpuk, laporan blum beres).
Dokter : EKG saja kalo begitu
Kesimpulannya : Infark Miokard (Serangan Jantung) dengan ST Elevasi (STEMI, onset 3 jam).
Dokter : (setelah menyingkirkan kontraindikasinya) – Kasih Streptase
Petugas : Dok obatnya tidak ada.
Konsulen Jaga : Masa iya obatnya tidak ada di RSHS!! Cari!
Ternyata setelah konfirmasi ulang ya, memang obatnya tidak ada sejak awal tahun.
GILA, bayangkan sebuah rumah sakit pusat rujukan Jawa Barat tidak memiliki Streptokinase, fibrinolitik yg berpotensi dapat menyelamatkan nyawa dan memperbaiki keluaran pada kasus2 serangan jantung – jika diberikan CEPAT. Setelah diselidiki ternyata obat-obat mahal kini banyak yg tidak tersedia di RS. Semua ganti generik, padahal tidak semua obat ada generiknya. Untuk streptokinase saja harganya sekitar 5 juta, sementara plafon untuk infark miokard (sedang) di RS kelas A sebesar 11,6 juta. Kalo setengahnya habis untuk streptokinase, bagaimana sisanya? Jika di Rumah Sakit pusat rujukan saja obat ini tidak tersedia, apalagi di Rumah Sakit daerah. Jadi bagaimana caranya negara ini mau memberikan pelayanan kesehatan yg cukup untuk kegawatan kardiovaskular? Sementara penyakit kardiovaskular saat ini telah menjadi pembunuh nomer satu di Indonesia?? Note : di Luar negeri obat ini sudah tersedia di Ambulan sehingga bisa diberikan secepatnya jika ditemukan kasus infark miokard. Oya, mulai hari ini sesuai surat edaran bu Menteri Kesehatan Obat yang biss kami berikan dibatasi, sisanya silahkan ambil di Apotik khusus BPJS. Tapi ternyata obat yg diresepkan banyak yg tidak ada. Maaf ya kami tidak buka hotline khusus penggantian obat. Pekerjaan sekarang saja dah banyak. Maaf, silahkan selesaikan dengan petugas BPJS. Pemerintah ingin menghemat tapi ingin terlihat perduli rakyat dan “berhasil” memberikan jaminan sosial yang dijanjikan sejak lama. BPJS diberi anggaran rendah tapi takut rugi, jadinya lahirlah skema pembayaran yang absurd dengan tujuan menekan pembiayaan kesehatan serendah-rendahnya. Rumah Sakit ngga bisa menolak dan karena takut gulung tikar dibuatlah banyak aturan yang menyulitkan dokter & juga pasien.
Jadi? Mau tertawa karena aturan baru ini begitu absurd diluar akal sehat, atau menangis karena dianggap pekerja kasar yang dipaksa bekerja dibawah standar medis untuk sebuah perusahaan bernama BPJS yang Buat Praktisi Jadi Sesat? Kalo begini caranya nanti yang menjadi pembunuh nomer satu di Indonesia itu ganti nama jadi BPJS.

dr. Erta PW

*

Sudah beberapa orang bertanya pada saya kenapa sekarang obat hanya dibatasi 1 minggu? saat masih askes banyak org tua yg biasa kontrol ke RS tiap 1 bulan sekali karena obat yang didapat selama 1 bulan. Sekarang era BPJS mereka cuma dapat untuk 7 hari. Kasihan, jauh-jauh dari desa, umur sudah geriatri, harus kembali tiap minggu dan antri berjam-jam utk mendapat obat. Akhirnya beberapa dari mereka memutuskan untuk membeli obat sendiri saja untuk 1 bulan, karena alasan capek sudah tua, kalau 1 bulan sekali masih mending, ini tiap minggu antri. Terus siapa yang diuntungkan kalau kayak gini? keuntungan obat yg tidak diambil mereka lari kemana??? premi yang mereka bayar wajib potong pensiunan tiap bulan tapi gak dipake??? (Hanya meneruskan keluh kesah mereka para pensiunan)

dr. Ludfi A

Advertisements

Filed under: Kemanusiaan, Kesehatan, Politik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: