kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Jangan jerat dokter dengan pasal pembunuhan

MERDEKA.COM. Ribuan dokter pekan ini berdemonstrasi memprotes hukuman penjara sepuluh bulan atas tiga kolega mereka: Hendry Simanjuntak, Dewa Ayu Sasiary Prawani, dan Hendy Siagian. Mereka dikenai dakwaan malapraktek di Rumah Sakit Manado pada 2010. Akibatnya, pasien Julia Fransiska Makatey meninggal.

Para dokter beralasan mereka tidak bisa dijerat menggunakan pasal pembunuhan untuk menghukum dokter. Niat dokter bukan untuk membunuh, tetapi buat menolong. Karena itu tidak perlu dikriminalisasi,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Zaenal Abidin.

Berikut penuturan Zaenal menjawab pertanyaan Alwan Ridha Ramdani dari merdeka.com di sela unjuk rasa di Mahkamah Agung Rabu lalu.

Rawankah dokter dikriminalisasi?

Sebetulnya kalau penerapan hukumnya bagus, tentu dokter tidak perlu dikriminalilasi. Karena menggunakan penerapan hukum menurut kami itu salah, terutama pada dr Ayu Sasiary dan lainnya. Mestinya tidak perlu dikriminalisasi.

Di Ikatan Dokter Indonesia, dr Ayu tidak bersalah berkaitan etik. Bahkan di pengadilan negeri sudah disidangkan dan saksi ahli hadir, dinyatakan tidak bersalah. Kenapa di Mahkamah Agung dinyatakan bersalah. Itu yang kami katakan ada kesalahan dalam penerapan hukum.

Penerapan hukum mana salah?

Menggunakan pasal-pasal umum pembunuhan untuk menghukum dokter. Padahal, pasal-pasal itu tidak pas untuk dokter. Misalnya, siapa karena kelalaiannya menyebabkan kematian seseorang, siapa karena kelalaiannya menyebabkan luka.

Apakah ada pembedahan tanpa melukai? Menurut saya, niatnya saja sudah salah, apalagi perbuatannya. Niat dokter bukan untuk membunuh, tetapi menolong. Karena itu tidak perlu dikriminalilasi. Krimininalisasi itu tidak benar akibat penerapan hukum salah.

Dari catatan IDI, ini kriminalisasi pertama?

Ini pertama terjadi pada dokter.

Apakah IDI tidak bisa memberi masukan saat sidang?

Itulah yang terjadi saat di pengadilan negeri. Ketika di Mahkamah Agung, tidak ada saksi, hanya memeriksa berkas. Itu salah menurut saya. Harusnya Mahkamah Agung meneliti-seteliti mungkin berkas itu.

Artinya Mahkamah Agung harusnya melihat hasil dari majelis etik dokter dan Konsil Kedokteran Indonesia?

Betul dan juga melihat hasil sidang di Manado membebaskan dokter Ayu. Perlu diketahui, di pasal KUHP kasus dinyatakan bebas tidak boleh di kasasikan. Tapi kenapa jaksa tetap melakukan kasasi dan kenapa Mahkamah Agung menerima kasasi itu. Menurut kami, ada penerapan hukum yang salah.

Anda nilai ada cacat hukum dalam putusan Mahkamah Agung?

Betul sehingga kami yakin bisa menang di sini (peninjauan kembali)

Demonstrasi akan terus berlanjut?

Kami mengatakan aksi ini akan dilakukan. Pada saatnya nanti jalan paling pahit akan kami lakukan. Ini jadi prioritas karena publik sudah tahu. Saya berharap dalam satu minggu ini sudah ada kepastian kapan sidang peninjauan kembali dilakukan. Teman-teman sekalian melakukan aksi sampai ada kepastian.

Biodata

Nama:
dr. Zaenal Abidin, MHKes

Tempat dan Tanggal Lahir:
Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, 5 April 1965

Jabatan:
Ketua Umum PB IDI (2012-2015)
Sekretaris Jenderal PB IDI (2006-)2009
Wakil Sekretaris Jenderal (2000-2003 dan 2003-2006)
Sekretaris Pelaksana Tim Penilai Kesehatan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2004.
Sekretaris Pelaksanan Tim Penilai Kesehatan Calon Hakim Agung (2006)
Anggota Pengarah Tim Penilai Kesehatan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta (2007)
Sekretaris Pelaksana Tim Penilai Kesehatan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2009

Pendidikan:
Magister Hukum Kesehatan Universitas Hasanuddin (2009)
Fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar (1983-1997)

[http://id.berita.yahoo.com/jangan-jerat-dokter-dengan-pasal-pembunuhan-000000932.html]

Advertisements

Filed under: Medikolegal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: