kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Dokter Atau Pejabat Yang Lebih Patut Dianggap “Kriminal”?

Setelah ada informasi tentang kasusnya Dr. Ayu yang sudah dipenjarakan sebagai seorang “kriminal”, banyak dokter dan orang yang peduli pada masyarakat Indonesia mulai memikirkan apa yang bisa terjadi di jangka panjang, kalau kasus ini tidak segera selesai. Bahkan sekarang ada dokter yang sudah siap “berhenti menjadi dokter” karena kuatir masa depan keluarga mereka terancam kalau seorang dokter yang baik bisa masuk penjara kapan saja.

Apakah ada dokter yang buruk? Pasti ada. Apakah semua dokter buruk? Tentu saja tidak. Ada banyak dokter yang kerja sampai larut malam, Sabtu dan Minggu juga, tinggalkan keluarganya dalam sekejap karena harus periksa pasien secara mendadak, dan tangani ratusan pasien setiap hari, semuanya dengan bayaran kecil. Tetapi malah kena penghinaan dari Menteri Kesehatan sendiri. Luar biasa. Presiden juga diam dan tidak mau peduli, padahal para dokter itulah yang akan mengobati dia dan keluarganya kalau jatuh sakit.

Kalau seorang pasien wafat, lalu orang tuanya marah, maka itu wajar (ada orang tua yang pasrah, ada yang menjadi marah). Tetapi apakah wajar kalau seorang dokter langsung dianggap seorang kriminal, dan dipenjarakan seperti kriminal, hanya karena ada Jaksa Penuntut yang tidak mau lepaskan kasus itu sampai berhasil penjarakan seorang dokter?

Apa pernah ada kasus seorang dokter yang kena “dugaan” malpraktek, lalu kabur ke luar negeri dengan menggunakan paspor palsu, dan membawa ratusan milyar uang negara? Setahu saya, bukan dokter yang melakukan hal seperti itu, tetapi para pejabat dan politikus yang berasal dari partai politik, berserta kawan-kawan mereka dari dunia bisnis. Para politikus dan pejabat kalau baru “diduga” melakukan korupsi, tidak langsung ditangkap polisi. Banyak yang masih bebas bertahun-tahun, dan bahkan tidak kena pencekalan ke luar negeri, dan tidak masuk DPO. Padahal korupsi mereka menghilangkan uang negara, dan secara tidak langsung, mungkin menjadi penyebab kematian ratusan ribu orang miskin yang tidak bisa berobat gratis, dengan alasan “uang negara tidak ada untuk membiayai pengobatan mereka”. Jadi siapa yang jahat dan seharusnya dikejar terus oleh Jaksa Penuntut dan Polisi? Dokter atau pejabat? Kenapa dokter yang dikejar?

Kalau rakyat bicara tentang dokter, bisa marah, karena dokter mau digaji dengan baik setelah 10 tahun belajar. Orang yang komplain itu mengatakan bahwa dokter harus “mengabdi” saja tanpa boleh dapat bayaran yang baik! Lalu kalau rakyat yang sama ketemu seorang pejabat yang bertahun-tahun sibuk mencuri uang negara, yang semestinya dipakai untuk kepentingan rakyat, maka sikap rakyat itu berbeda sekali.

Korupsinya pejabat itu mungkin saja menjadi penyebab kematian ratusan ribu orang miskin secara tidak langsung. Tapi para pejabat itu digaji lebih dari para dokter, dan dikasih banyak sekali fasilitas dan tunjangan, yang semuanya dibayar dengan “uang rakyat”. Dan untuk menjadi pejabat, cukup lulusan SMA saja. Kuliah tidak perlu, apalagi kuliah 10 tahun atau lebih sampai menjadi seorang spesialis di bidangnya.

Kalau ada pasien yang wafat, keluarga pasien bisa menuntut dokter bertanggung jawab dan bahkan dipenjarakan. Mereka tidak mau terima kenyataan bahwa saudara mereka bisa wafat setelah dibantu oleh seorang dokter. Tapi di saat banyak orang miskin wafat di kampung karena “tidak ada uang negara untuk membiayai pengobatan” mereka, pejabat tidak dituntut untuk bertanggung jawab sama sekali, dan tidak akan masuk penjara disebabkan kematian orang miskin.

Lalu bagaimana sikap rakyat saat ketemu para pejabat yang korup itu? Rakyat malah senyum-senyum, menundukkan kepala, cium tangan, dan minta foto bersama. Tidak ada rakyat yang mau suruh pejabat itu “mengabdi” pada rakyat dengan gaji yang kecil dan risiko bisa masuk penjara kapan saja. Hanya dokter yang disuruh begitu.

Apa tidak terbalik, sikap rakyat itu?

Wassalam,
Gene Netto

Advertisements

Filed under: Kemanusiaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: