kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Defensive Medicine

Baca Baik2 Krna Ini Yg Akan Terjadi Ke Depan. Untuk menjamin keamanan dirinya supaya tidak menjadi korban kriminalisasi akhirnya dokter2 akan melakukan: Defensive medicine !!

(Smoga dpt dimengerti oleh teman2)

cth:1
pasien : dok saya sakit kepala,
dr: ok, anda perlu cek darah dulu,
pasien: harus dok?
dr: iya, kalau boleh sekalian foto rontgen.
pasien: ?? sapa tahu sinus ya dok?
dr: benar, lebih baik lagi kalau anda ct-scan kalau perlu mri
pasien: sebegitunya dok???
dr: ya, biar pasti bukan tumor atau yg lainnya.
pasien: kasih obat saja dok.
dr: saya kasih, smga bisa meredakan, tapi ada efek sampingnya loh bla…bla….
pasien: jadi dok?
dr: utk mncegah efek sampingnya, akan saya beri obat juga, tapi obat ini efek sampingnya bla.. bla….
pasien: efek sampingnya bisa berbahaya dok?
dr: bisa, bila alergi, bhkn kmatian.
pasien: serius dok!
dr: saya serius, sapa main2.
pasien: nangis… makin sakit kepala dok.. saya pulang saja dok.
dr: ???

cth2
dr: dari semua hasil pemeriksaan, anda terkena dbd.
pasien: jd bgmn selanjutnya dok??
dr: saya rawat, pasang infus ya.
pasien: ok dok
dr: resiko pemasangan infus bla… bla…. walau tdk kita inginkan bisa berbahaya.
pasien: mksdnya?
dr: bisa ada resiko emboli, saya upayakan terbaiklah, walau sulit diselamatkan.
pasien: jgn infus dok!!!
dr: itu hak anda, nanti bisa pendarahan, gawat juga.
pasien: jd dok, psg infus ada resiko emboli, ngak infus bisa perdarahan?
dr: iya, jadi??
pasien: gelaaap dok,

cth3
org: dok, ada kecelakan, orgnya dah ngak sadar. tolongin dok…
dr: cepat… keluarganya mana? MANA???
org: buat apa dok??
dr: izin
org: mana ketehe dok?
dr: lapor polisi!!!
org: utk apa??
dr: nyari keluarganya.
org: darurat dok, yg terbaik saja.
dr: terbaik bg saya blum tentu terbaik mnrut dua/keluarga/jaksa. ntar ps. 359 kuhp!!!
org: jadi dok??
dr: kalau begini jgn ke dokter, ke polisi dulu, nyari keluarga.

Betulkah begitu…..??

Itulah yg juga terjadi pd teman sejawat kami dr. Ayu, Sp.Og, dkk yg kini mendekam dipenjara. Beliau dipenjara akibat kematian pasien yg dtg sudah dlm keadaan sangat lemah dan memerlukan penanganan segera. Walaupun pertolongan sdh diberikan, namun akhirya takdir berkata lain hingga akhirya pasien itu meninggal akibat emboli, tp yg jelas dr. ayu sdh berusaha utk memberikan pertolongan. Dibelahan bumi manapun, di negara dgn ilmu kedokteran tercanggih sekalipun tak ada yg bs memastikan dan mencegah dtgnya emboli tersebut.

Jika selama ini dokter seolah memberikan pengobatan dengan melihat latar belakang dan status ekonomi pasien. Kedepan demi keamanan, dokter tak segan menyuruh pasien melakukan pemeriksaan2 mahal seperti MRI, CT scan, rekam jantung, rekam otak, pemeriksaan darah, dll pada setiap kasus yang ia tangani. Hal ini terkait dengan keamanan dan kenyaman dokter sebelum memutuskan memberikan obat pd pasien. Dengan melakukan pemeriksaan2 mahal itu pd akhinrya dokter akan lbh tenang dlm menegakkan diagnosa dan akan lbh minim kesalahan dan bebas tuntutan. Pertanyaanya mampukan masyarakat membayar? atau mampukah negara menanggung pembiayaan pemeriksaan2 itu? kedepan dokter jg dapat menolak menangani kasus2 mematikan yg rawan akan tuntutan hukum.

Masyarakat, mengertilah… Semoga anda belajar

[fb Konsul Dokter]

Advertisements

Filed under: Kesehatan, Medikolegal

One Response

  1. kumcer(dot)com says:

    setuju.. baca juga artikel saya tentang defensive medicine
    http://www.klikharry.com/2013/11/28/dokter-demo-defensive-medicine-apa-itu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: