kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Stop Kriminalisasi Dokter!

Tlg Sebarkan ini ke semua masyarakat. Ada yang harus diketahui masyarakat awam tentang hukum kedokteran:

– Bahwa dokter hy berusaha semaksimal mgkn, bukan menjanjikan hasil. Krn ad yg namanya risiko medis aplg yg menyangkut tindakan operasi dll yg dpt menimbulkan efek berbahaya sampai kematian.

– Bahwa dlm tindakan kedokteran dpt tjd kelalaian jk melanggar standar prosedur tp ini jg hrs mengingat kondisi kedaruratan di mana kdg prosedur bisa dilewatkan krn keterbatasan sarana dan waktu, termasuk tdk perlu meminta izin pasien.

– Bahwa hukuman pidana mjd jalan terakhir krn hukumannya berat (bisa sampai dipenjara) shg bukti hrs kuat dan konkrit pdhl membuktikan sebab kematian tdklah mudah.

– Bahwa tindak pidana pada dokter plg jelas kalau dia sengaja melakukannya spt aborsi tanpa indikasi medis dll. Kalau mengobati pasien dan ternyata gagal, bisa jd itu risiko medis shg dokter tak bisa dipidana, bisa jadi itu lalai shg dokter hrs memberikan ganti rugi. Pemidanaan dokter yg lalai hy jk kelalaiannya berat.

– Bahwa pemidanaan thd dokter akan berdampak buruk bagi masyarakat krn dokter akan melakukan “defensive medicine” alias takut melakukan tindakan shg pasien darurat bisa tak selamat. Minat org mjd dokter (aplg dokter bedah dan kandungan) akan semakin kecil shg merugikan masyarakat. Dan ini sudah tjd di USA dll

– Bahwa di USA saja, dokter tak bisa dipidana ketika lalai dlm bekerja tp hy sampai tingkat perdata ganti rugi

– Bahwa persoalan hukuman penjara utk dokter yg tdk berizin, itu sudah direvisi oleh Mahkamah Konstitusi pada thn 2007 dgn hukuman denda saja. Lbh baik pemerintah fokus pada penertiban pengobatan alternatif yg lbh berbahaya lagi bagi masyarakat. Lebih baik lagi kalau pemerintah menyiapkan sistem kesehatan yg baik tanpa hrs selalu menyudutkan dokter. Lbh baik lg bagi aparat penegak hukum utk dpt memahami hukum kedokteran yg berbeda dgn bidang hukum lainnya.

(Pokja Perlindungan Profesi dan Hukum Kesehatan Gerakan Moral Dokter Indonesia Bersatu) 

Advertisements

Filed under: Kemanusiaan, Kesehatan, Politik

3 Responses

  1. day says:

    Kalau penghilangan pidana untuk dokter (sprti point-5 n point yg mencontohkan di USA,dll) tidak setuju.,,karena bagaimanapun ada namanya malpraktek yg diakibatkan oleh kurang telitinya dokter dalam bertindak.,,semua profesi ada resikonya bung. Tinggal kalo mau diukur aja tingkat pidana (untuk kelalaian yg fatal) atau hukuman denda (stuju bwt point no.4). Coz pelajaran yg bisa diambil untuk penghilangan hukuman berat adalah kesewenangan dan penganggapan remeh pihak terkait (dalam hal ini dokter), maka hukmn pidana masih diperlukan. Jd untuk sisi manusiawinya hukuman kelalaian pd dokter yaitu gak asal maen pidana, namun pertimbangan hukmn denda saja jika memang faktor kelalaian tsb memang gak fatal ato ada unsur lain yg manusia tak mampu memastikan.

  2. day says:

    Sebelumnya,,mngenai 3dokter di manado jika memang terbukti tidak mnyalahi prosedur berarti tidak bisa dikatakan mereka brsalah dan tidak patut dihukum apapun., krn tdk ada pelanggaran yg dilakukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: