kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Di Indonesia, Pelayanan Kesehatan Semudah di Surga

Tri Susilawati, dr.

22 Jul 2013 | kesehatan.kompasiana.com

Banyak pasien yang mengeluh ketika antri di ruang praktek dokter, apalagi dokter spesialis. Pernahkah pasien berpikir, bahwa pasien hanya perlu MENUNGGUbeberapa menit atau beberapa jam, sementara dokter BEKERJA berjam-jam melayani pasien petama hingga habis, tak jarang sampai dini hari baru bisa beristirahat. Padahal di negara lain, antri di tempat praktek dokter adalah hal yang termudah. Read the rest of this entry »

Filed under: Kesehatan

Potret Buram Pelayanan Kesehatan Indonesia

Erta Priadi Wirawijaya

21 Jun 2013 | dib-online.org

Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik World Health Organization (WHO) menyarankan setiap negara mengalokasikan setidaknya 5% dari GDP untuk anggaran kesehatan (rata-rata negara di dunia sudah mengalokasikan 10%). GDP Indonesia saat ini sekitar 7000 Trilyun, seharusnya anggaran kesehatan Indonesia sekitar 350 Trilyun / tahun. Read the rest of this entry »

Filed under: Kesehatan, Politik

Dok, Saya Harus Tuntut Siapa?

Wahyu Triasmara, dr.

31 juli 2013 | kesehatan.kompasiana.com

Sekitar 4 bulan yang lalu saya mendapatkan pasien seorang anak usia 7 tahun sebut saja namanya An. S yang kebetulan datang ke rumah sakit diantar oleh orang tuanya yang saat itu masih mengenakan pakaian dinasnya, orang tua terlihat panik si anak mengeluh kesakitan habis jatuh main bola disekolahan, tampak tangannya bengkak dibagian lengan kiri bawah. Menurut informasi dari orang tua sebelum dibawa ke rumah sakit anak tersebut sudah dibawa ke dukun pijat tulang yang cukup tersohor didaerahnya. Namun oleh dukun tersebut dianjurkan untuk rontgen dulu sebelum ditangani oleh sang dukun. Dalam hati saya “wah hebat sekali dukunnya, sudah seperti ahli ortopedi saja pake minta rontgen segala”, tapi yang lebih buat saya heran “kenapa orang tua anak justru tidak langsung membawanya kedokter tapi malah lebih memilih ke tempat dukun pijat”.  Ehm.. kalau begitu pasien anak ini secara tidak langsung merupakan kiriman/rujukan dukun dan kesini hanya disarankan untuk rontgen saja. Read the rest of this entry »

Filed under: Kemanusiaan, Kesehatan