kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Detik-Detik Terakhir Kehidupan Muammar Qaddafi

Versi Saksi Mata

Jumat, 21 Oktober 2011 09:28 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SIRTE – Laporan seputar keadaan terakhir Muammar Qaddafi tetap keruh. Sejumlah sumber menyatakan dia tewas diberondong saat melarikan diri. Namun beberapa saksi mata menyatakan, Qaddafi masih hidup, bahkan bisa berjalan kendati berlumuran darah, saat ditangkap. 

Seorang saksi lain menyatakan sesaat sebelum shalat subuh pada hari Kamis, Gaddafi dikelilingi oleh beberapa lusin pengawal setia dan disertai oleh Abu Bakr Younis Jabr, kepala pasukannya yang turut tewas. Kaum revolusioner telah menguasai Sirte melalui pertempuran senjata yang sengit.

Qaddafi, katanya, kemudian menuju barat dalam konvoi bersenjata 15 truk. Namun belum jauh berjalan, ia mengatakan, bom salah satu pesawat NATO menghantam konvoi dekat Sirte pada sekitar 08.30 pada hari Kamis.

Gerard Longuet, menteri pertahanan Perancis, kemudian menegaskan bahwa serangan – yang menghancurkan semua 15 truk dan menewaskan 50 orang Qaddafi – dilakukan oleh angkatan udara Perancis.

Namun, Qaddafi dan segelintir anak buahnya lolos dari kematian dan  bersembunyi di dua pipa drainase. Di sinilah ia ditangkap.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Al Jazeera

Diburu Usai Shalat Subuh, Masih Hidup Saat Tertangkap

Jumat, 21 Oktober 2011 10:21 WIB

Laporan seputar keadaan terakhir Muammar Qaddafi tetap keruh. Sejumlah sumber menyatakan dia tewas diberondong saat melarikan diri. Namun beberapa saksi mata menyatakan, Qaddafi masih hidup, bahkan bisa berjalan kendati berlumuran darah, saat ditangkap. 

REPUBLIKA.CO.ID, SIRTE – Muammar Qaddafi mulai diburu usai shalat Subuh, sesaat setelah Sirte katuh ke tangan pemberontak. Saksi mata menyatakan, konvoi 15 truk, dimana Qaddafi berada, diberondong pesawat NATO. 50 orang tewas, namun Qaddafi dan segelintir anak buahnya lolos dari kematian dan  bersembunyi di dua pipa drainase.

Pejuang NTC terus mengejar.

“Pada awalnya kami menembaki mereka dengan senjata anti-pesawat, tapi tak ada gunanya,” kata Salem Bakeer, anggota unit pejuang NTC. “Kemudian kami berlari.”

Salah satu anggota pasukan Qaddafi, katanya, keluar melambaikan senapan ke udara dan berteriak menyerah. “Namun begitu dia melihat wajah saya dia mulai menembak lagi,” katanya kepada kantor berita Reuters.

Tiba-tiba, tembakan terhenti. “Dia teriak ‘tuanku ada di sini! tuanku ada di sini! Dia terluka!,” kata Bakeer. “Kami masuk dan keluar membawa Qaddafi.”

Tubuh Qaddafi yang bersimbah darah, kemudian diangkat ke mobil. Ia, kata Bakker, terluka di punggung dan kaki.

Saksi lain menyatakan, Qaddafi ditembak pengawalnya sendiri. “Salah satu penjaga Muammar QGaddafi menembaknya di dada,” kata Omran Jouma Shawan, saksi mata lainnya.

Rekaman amatir yang di-upload di YouTube tampaknya untuk menguatkan klaim bahwa Qaddafi ditangkap hidup-hidup.

Dalam video tersebut, Qaddafi yang bersimbah darah terlihat disangga oleh dua pejuang NTC, yang lain  menghibur dengan teriakan “Allahu Akbar!”

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Al Jazeera

Diberondong Lagi Saat Berada dalam Ambulans

Jumat, 21 Oktober 2011 10:36 WIB

Laporan seputar keadaan terakhir Muammar Qaddafi tetap keruh. Sejumlah sumber menyatakan dia tewas diberondong saat melarikan diri. Namun beberapa saksi mata menyatakan, Qaddafi masih hidup, bahkan bisa berjalan kendati berlumuran darah, saat ditangkap.

REPUBLIKA.CO.ID, SIRTE – Setelah penangkapannya, Qaddafi ditempatkan dalam sebuah ambulans – yang lain menyebut truk – menuju kota Misrata. Saksi mengatakan bahwa ia menyerahkan diri dan bisa berjalan tegak, kendati tubuhnya terluka.

Namun, Perdana Menteri Mahmoud Jibril mengatakan dalam konferensi pers pada hari Kamis bahwa Qaddafi tidak terluka terlalu serius ketika dikeluarkan dari gorong-gorong dan ditempatkan di ambulans.

“Gaddafi diambil keluar dari pipa pembuangan … ia tidak menunjukkan perlawanan Ketika kami mulai bergerak. Dia terkena peluru di lengan kanan dan ketika mereka menempatkan dia di sebuah truk ia tidak memiliki cedera lainnya,” kata Jibril.

Damun di tengah jalan, iring-iringan mobil yang membawa Qaddafi diberondong. Baku tembak pecah di pertengahan transportasi.

“Ketika mobil itu bergerak, terjadi baku tembak antara kaum revolusioner dan pasukan Qaddafi di mana Qaddafi kemudianterkena peluru di kepala,” katanya. Hingga kini, dokter forensik belum bisa memastikan  apakah peluru itu datang dari kaum revolusioner atau dari pasukan Qaddafi.

Jibril berkata Gaddafi meninggal beberapa menit sebelum mencapai rumah sakit.

Meskipun tidak jelas apa yang terjadi sesudahnya, rekaman video amatir menunjukkan diduga ia ditembak oleh seorang pejuang NTC. Gambar menunjukkan ia  diseret di lantai dalam kondisi tertelungkup, kemudian di balik dan orang-orang bersorak gembira.

Jazad Qaddafi kemudian diangkut ke truk dan dibawa ke sebuah lokasi yang dirahasiakan. “Jenazahnya bersama unit kami di dalam mobil dan kami membawanya ke tempat rahasia untuk alasan keamanan,” kata Mohamed Abdel Kafi, seorang pejabat NTC di kota Misrata.

Ironi akhir kehidupan Gaddafi, yang penuh dengan anekdot eksentrik dan ironis itudikenang pemberontak yang sering dicela Qaddafi sebagai “tikus”.

“Dia memanggil kita tikus, tapi lihat di mana kami menemukannya,” kata Ahmed al-Sahati, pemuda 27 tahun, berdiri di samping sebuah pipa drainase di mana mantan pemimpinnya ditemukan.

Redaktur: Siwi Tri Puji B
Sumber: Al Jazeera
Advertisements

Filed under: Dunia Islam, ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: