kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Profil kelompok ekstrem kanan Norwegia

BBC Indonesia –  23 Juli 2011 – 16:48 WIB

Pria yang ditangkap terkait serangan di Norwegia menyebut dirinya sebagai nasionalis.

Namun sepertinya ia bukan nasionalis tulen. Ia diperkirakan sebagai ekstremis sayap kanan, kelompok yang menjadi salah satu sumber kekhawatiran aparat keamanan di Barat.

Koran Norwegia Aftenposten menulis kekhawatiran ini makin besar ketika negara-negara Barat mengalami resesi ekonomi, pengangguran, rasisme, dan sentimen anti-Islam.

Polisi Norwegia tahun lalu mengatakan ada sedikit peningkatan kegiatan kelompok ekstrem kanan dan memperkirakan kegiatan semacam ini akan berlanjut selama tahun ini.

Namun polisi juga mengatakan gerakan ini lemah, tak memiliki figur pemimpin, dan cenderung stagnan.

Para pemerhati neo-NAZI mengatakan meski kelompok ekstrem kanan pernah melancarkan serangan di masa lalu, skala serangan tersebut sangat kecil.

Almarhum Stieg Larsson, penulis novel kriminal Swedia adalah salah satu ahli yang mengikuti kelompok tersebut.

Pada 1990-an ia mendirikan kelompok antirasis setelah terjadi peningkatan kegiatan oleh neo-NAZI.

Kepada wartawan BBC Jorn Madslien ia mengatakan Swedia adalah penghasil terbesar orang-orang berhaluan ekstrem kanan. Gerakan neo-NAZI tumbuh pesat di negara tersebut, kata Larson.

Masuk arena politik

Sebaliknya, gerakan kelompok semacam ini di Norwegia tidak rapi. Salah satu buktinya, kata Larson, pertemuan kelompok ini di Swedia tidak banyak dihadiri anggota ekstrem kanan dari Norwegia.

Larson mengungkapkan para anggota gerakan ekstrem kanan Swedia cerdas dan sangat rapi, sementara para anggota dari Norwegia biasanya datang menggunakan bus dan minum alkohol sepanjang jalan.

Sejak itu kelompok ekstrem kanan Norwegia sepertinya memiliki hubungan yang makin kuat dengan kelompok-kelompok penjahat dan kelompok ekstrem kanan lain di luar negeri, Eropa, Rusia, dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, di Swedia perkembangan kelompok ini justru menurun setelah mencapai puncak pada pertengahan 1990-an.

Namun pada saat yang sama, agenda-agenda ekstrem kanan makin sering disuarakan dan masuk ke arus utama politik.

Sentimen yang sama dirasakan di Norwegia di mana para politisi secara terbuka mengungkapkan kekhawatiran budaya asli akan tercampuri oleh imigran asing yang datang dengan agama dan nilai-nilai yang berbeda.

Menyusul serangan Oslo dan Utoeya, menarik untuk dicermati bagaimana berbagai kalangan di Norwegia memandang sumber ancaman terhadap negara tersebut.

Yang pasti telah muncul kesadaran bahwa ekstremisme, apakah itu karena sentimen negara, etnik, atau agama, jelas sangat membahayakan.

[http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/07/110723_analisa_norwegia.shtml]

 

Advertisements

Filed under: Uncategorized, , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: