kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

Kejahatan Kemanusiaan

Republika Online – Rabu, 27 Juli 2011 pukul 08:46:00

Rahmad Budi Harto

Secara teori, Breivik bisa dihukum seumur hidup

OSLO — Hukum di Norwegia hanya menyediakan hukuman maksimal kurungan 21 tahun penjara bagi para pelaku kriminal kelas berat termasuk terorisme. Namun, tidak demikian untuk aksi terorisme Anders Behring Breivik yang telah mengebom kantor pemerintah di Oslo dan menembaki hingga tewas puluhan orang di Pulau Utoya, Jumat (22/7) pekan lalu.

Awalnya, Breivik bakal dijerat dengan UU Terorisme saja yang hukuman maksimalnya juga hanya 21 tahun penjara yang dianggap publik Norwegia tak cukup bagi kejahatan sebesar itu. Jaksa penuntut kasus Breivik, Christian Hatlo, mengatakan, dakwaan baru yaitu kejahatan terhadap kemanusiaan kemungkinan bisa dipakai untuk menjerat Breivik.

“Jika didakwa dengan kejahatan terhadap kemanusiaan, dia bisa dipenjara sampai 30 tahun,” kata Hatlo kepada Koran Aftenposten, Selasa (26/7). Menurut Hatlo, Breivik sendiri mengaku ingin menjalani sisa hidupnya di penjara.

Juru bicara Kepolisian Norwegia Sturla Henreiksboe juga mengakui mereka sedang menyusun cara untuk menjerat Breivik lebih lama lagi. “Sejauh ini polisi baru menyatakan bahwa yang dipakai adalah UU Terorisme. Tapi, dakwaan lain masih tetap terbuka. Belum ada keputusan final,” kata Henreiksboe seperti dikutip the Telegraph.

Guru besar pidana Universitas Oslo Staale Eskeland mengatakan, aksi Breivik yang telah membunuh sekelompok warga sipil secara sistematis memenuhi kriteria dasar bagi kejahatan terhadap kemanusiaan sesuai UU yang disahkan pada 2008 lalu. Sejauh ini dakwaan untuk Breivik adalah mengganggu kestabilan atau menghancurkan fungsi dasar masyarakat dan menciptakan ketakutan.

Norwegia tak lagi mengenal hukuman mati sejak eksekusi terakhir terhadap Ragnar Skancke, menteri perburuhan zaman pendudukan Nazi Jerman, tahun 1948. Hukuman mati sebenarnya sudah dihapus di Norwegia sejak 1902. Uni Eropa juga mewajibkan negara-negara anggotanya untuk menghapus hukuman mati dengan alasan hak asasi manusia.

Hukum Norwegia juga tak mengenal dakwaan berlapis seperti diterapkan di Amerika Serikat yang bisa membuat pelaku pembunuhan massal menerima akumulasi masa hukuman dari tiap pembunuhan yang dia lakukan. Untuk kasus Breivik, dia tak bisa dihukum atas tewasnya 76 orang –polisi telah merivisi total jumlah korban dari sebelumnya 93 orang-yang semestinya mendekam di penjara selama 1.596 tahun.

“Seberapa pun banyaknya pembunuhan yang dia lakukan, hukuman maksimalnya tak bisa lebih dari 21 tahun,” kata Eskeland. Namun, dia melanjutkan, hukuman penjara 21 tahun itu bisa diperpanjang selama lima tahun jika pengadilan menilai terdakwa berpotensi melanggar hukum lagi.

Bila hukuman tambahan lima tahun itu berakhir bisa kembali diperpanjang lagi, demikian seterusnya. Selalu ada penilaian apakah terpidana bisa dilepaskan setiap saat di tengah masa perpanjangan hukuman itu bila pemerintah meyakini dia tak lagi membahayakan masyarakat. “Secara teori, dia (Breivik) sebenarnya dapat dipenjara seumur hidup,” kata Eskeland.

Parlemen Norwegia berencana menaikkan batas hukuman maksimal bagi tindak pidana terorisme menjadi 30 tahun, walaupun Breivik tetap tak akan bisa diadili dengan UU baru itu karena tak berlaku surut. Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg mengatakan, aksi kejahatan paling keji sejak Perang Dunia Kedua itu memberi sinyal akan perlunya revisi sistem hukum negeri itu.reuters/bbc ed: rahmad budi harto

[http://koran.republika.co.id/koran/14/139782/Kejahatan_Kemanusiaan]

Advertisements

Filed under: Uncategorized, , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: