kliping berita

Icon

Just another WordPress.com site

10 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri

Republika Online – Rabu, 27 Juli 2011 pukul 08:50:00

Esthi Maharani, Teguh Firmansyah

JAKARTA – Mantan wakil presiden Jusuf Kalla memperkirakan sekitar lima persen atau 10 juta lebih penduduk Indonesia setiap tahunnya memilih berobat ke luar negeri. Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprediksi gelombang pasien asal Indonesia yang berobat ke luar negeri telah “menerbangkan” devisa senilai Rp 100 triliun.

Saat meresmikan rumah sakit Awal Bros di Makassar, Sulawesi Selatan, Kalla menyebut angka 10 persen atau 20 juta warga negara Indonesia (WNI) yang berobat ke luar negeri. “Yang benar lima persen,” katanya kepada Republika seusai menghadiri deklarasi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Jakarta, Selasa (26/7).

Mereka, menurut ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu, adalah orang kaya yang ketika merasakan sakit langsung berobat ke luar negeri karena tidak percaya pengobatan di dalam negeri. “Kebanyakan ke Singapura dan Malaysia. Mereka menginginkan pelayanan terbaik dan akurasi dari penyakit yang dideritanya,” ungkap Kalla.

Penyebab utama berobat ke luar negeri karena kualitas dokter Indonesia masih ketinggalan. “Anda tahu sendirilah (kualitasnya). Maka, pelayanan dan profesionalisme (dokter) harus diperbaiki,” katanya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih menilai, alasan WNI pergi berobat ke luar negeri karena mempunyai uang lebih. Dengan begitu, mereka bebas menentukan pilihan terbaik dalam berobat. “Karena di luar negeri ada teknologi yang Indonesia belum punya,” ujar Endang di Kompleks Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Sebetulnya, Endang mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kemampuan teknologi. Namun, harus diakui, Indonesia terus tertinggal. Guna mendorong kualitas rumah sakit di dalam negeri, pihaknya telah berupaya mengundang investor swasta. Sebab, saat ini baru empat rumah sakit yang memiliki fasilitas kesehatan cukup baik.

Alasan lain mengapa WNI berobat ke luar negeri, menurut Endang, karena mereka berupaya mencari kenyamanan. Di samping itu, ada juga yang tidak hanya bertujuan berobat, tetapi juga ingin berwisata. “Ada hal-hal lain,” katanya.

Namun, Menkes mengaku tidak memiliki data pasti berapa jumlah WNI yang berobat ke luar negeri. “Biasanya datanya dari rumah sakit.”Dirjen Bina Upaya Kemenkes Supriyantoro juga tidak bisa mengungkapkan jumlah pasti WNI yang berobat ke luar negeri. Tetapi, ia menyebutkan, data tahun 2005 sedikitnya Rp 20-60 triliun mengalir dibawa terbang pasien WNI untuk berobat ke luar negeri. “Saat ini, saya prediksikan angka itu sudah bertambah menjadi Rp 100 triliun,” katanya.

Pasien ekspatriat
Sedangkan Andy Andrian, asisten manajer Corporate Service Raffles Medical Group yang berbasis di Singapura, mengungkapkan, kebanyakan masyarakat yang berobat ke luar negeri adalah ekspatriat atau warga asing yang tinggal di Indonesia. Mereka berasal dari Amerika, Kanada, dan Australia yang jumlahnya sekitar 90 persen dari total pasien yang berobat ke luar negeri.

Mereka umumnya menjadi klien asuransi internasional yang hanya ada di Singapura, seperti Bupa. Pihak asuransi kemudian menghubungi Raffles Medical Group yang ada di Indonesia, lalu mendaftarkan nama klien tersebut untuk dirujuk ke Rumah Sakit Raffles di Singapura. “Kami tidak bisa menyebutkan berapa jumlah total masyarakat yang berobat ke luar negeri dengan bantuan kami. Yang jelas, jumlahnya meningkat signifikan dari tahun ke tahun,” kata Andy.

Pasien yang berobat ke luar negeri, menurut Andy, mengidap penyakit yang biasa diderita masyarakat Indonesia. “Harga yang kita tetapkan tidak mahal, masih terjangkau,” paparnya.

Tenaga ahli pun disiapkan untuk membantu pasien-pasien yang berobat di Rumah Sakit Raffles. “Apa yang mereka butuhkan kita penuhi, bergantung pada kebutuhan pasien,” jelas Andy.

Sebenarnya, dia menilai, tidak ada bedanya antara rumah sakit dalam dan luar negeri. “Sama saja. Namun, bergantung pada pasien mau berobat ke mana,” ujarnya.erdy nasrul ed: asep nur zaman

[http://koran.republika.co.id/koran/0/139783/10_Juta_WNI_Berobat_ke_Luar_Negeri]

Advertisements

Filed under: Kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: